Showing posts with label surat Az zumar. Show all posts
Showing posts with label surat Az zumar. Show all posts

Surat Az Zumar Ayat 22 (Tafsir, Bacaan, dan Terjemahan)

January 30, 2018
Qs surat az zumar ayat 22 menjelaskan tentang "Maka apakah orang-orang yang dibukakan Allah hatinya untuk (menerima) agama Islam lalu ia mendapat cahaya dari Tuhannya (sama dengan orang yang membatu hatinya)? Maka kecelakaan yang besarlah bagi mereka yang telah membatu hatinya untuk mengingat Allah. Mereka itu dalam kesesatan yang nyata". Adapun penjelasan surat az zumar ayat 22 tentang tafsir, bacaan, dan terjemahan (artinya).
Surat Az Zumar Ayat 22 (Tafsir, Bacaan, dan Terjemahan)


Surat Az Zumar Ayat 22

 أَفَمَنْ شَرَحَ اللَّهُ صَدْرَهُ لِلإسْلامِ فَهُوَ عَلَى نُورٍ مِنْ رَبِّهِ فَوَيْلٌ لِلْقَاسِيَةِ قُلُوبُهُمْ مِنْ ذِكْرِ اللَّهِ أُولَئِكَ فِي ضَلالٍ مُبِينٍ (٢٢

Bacaan Latin
22. afaman syaraha allaahu shadrahu lil-islaami fahuwa ‘alaa nuurin min rabbihi fawaylun lilqaasiyati quluubuhum min dzikri allaahi ulaa-ika fii dhalaalin mubiinin

Terjemahan (Artinya)
22. Maka apakah orang-orang yang dibukakan hatinya oleh Allah untuk (menerima) agama Islam[3] lalu dia mendapat cahaya dari Tuhannya[4] (sama dengan orang yang hatinya membatu)? Maka celakalah mereka yang hatinya telah membatu untuk mengingat Allah[5]. Mereka itu dalam kesesatan yang nyata[6].

Tafsir
Tafsir Jalalayn
Maka apakah orang-orang yang dibukakan Allah hatinya untuk menerima Islam) sehingga ia mendapat petunjuk (lalu ia mendapat cahaya dari Rabbnya) sama dengan orang yang hatinya dikunci mati; pengertian ini tersimpul dari firman selanjutnya (Maka kecelakaan yang besarlah) artinya, azab yang besarlah (bagi mereka yang telah membatu hatinya untuk mengingat Allah) maksudnya, untuk menerima Alquran. (Mereka itu dalam kesesatan yang nyata) nyata sekali sesatnya.

Tafsir Quraish shihab
Apakah semua manusia itu sama: orang yang dadanya dilapangkan untuk menerima ajaran Islam, hingga berada dalam cahaya Tuhannya sama dengan orang yang menolak untuk mengamati tanda-tanda kekuasaan-Nya? Oleh karena itu, siksa yang amat pedih akan diraskan oleh orang-orang yang hatinya keras dan tak mau mengingat Allah. Mereka benar-benar menyeleweng dari kebenaran.

Penjelasan
[3] Siap menerima syariat Allah dan mengamalkannya dengan dada yang lapang dan hati yang tenang.

[4] Yakni di atas ilmu atau pandangan yang tajam yang diberikan oleh Allah Subhaanahu wa Ta'aala.

[5] Hatinya tidak lunak ketika mendengarkan firman Allah, tidak mau memperhatikan ayat-ayat-Nya dan tidak merasa tenang dengan mengingat-Nya, bahkan ia berpaling dari Tuhannya dan beralih kepada selain-Nya, maka bagi mereka kecelakaan yang besar.


[6] Kesesatan apa yang lebih besar daripada kesesatan orang yang berpaling dari Tuhannya, berpaling dari kebahagiaan kepada kesesatan, hatinya keras dari mengingat Allah dan mendatangi semua yang merugikannya?

Surat Az Zumar ayat 39 (Tafsir, Bacaan, dan Terjemahan)

December 25, 2017
Surat Az-Zumar ayat 39 adalah surat yang akan dibahas mengenai tafsir, bacaa, dan terjemahan(artinya).  Surah Az-Zumar (Arab: الزمر , "Rombongan-Rombongan") adalah surah ke-39 dalam al-Qur'an. Surah ini tergolong surah Makkiyah, terdiri atas 75 ayat. Dinamakan Az-Zumar yang berarti Rombongan-Rombongan karena kata Az-Zumar yang terdapat pada ayat 71 dan 73 pada surah ini. Dalam ayat-ayat tersebut diterangkan keadaan manusia di hari kiamat setelah mereka dihisab, di waktu itu mereka terbagi atas dua rombongan; satu rombongan dibawa ke neraka dan satu rombongan lagi dibawa ke surga. Masing- masing rombongan memperoleh balasan dari apa yang mereka kerjakan di dunia dahulu. Surah ini dinamakan juga Al-Ghuraf yang berarti Kamar-Kamar karena kata Ghuraf yang terdapat pada ayat 20, di mana diterangkan keadaan kamar-kamar dalam surga yang diperoleh orang-orang yang bertakwa.
Surat Az Zumar ayat 39 (Tafsir, Bacaan, dan Terjemahan)

Surat Az- Zumar Ayat 39

قُلْ يَا قَوْمِ اعْمَلُوا عَلَىٰ مَكَانَتِكُمْ إِنِّي عَامِلٌ ۖ فَسَوْفَ تَعْلَمُونَ

Bacaan Latin 

qul yaa qawmi i’maluu ‘alaa makaanatikum innii ‘aamilun fasawfa ta’lamuuna

Terjemahan (Artinya)

Katakanlah: "Hai kaumku, bekerjalah sesuai dengan keadaanmu, sesungguhnya aku akan bekerja (pula), maka kelak kamu akan mengetahui,

Tafsir 
Tafsir jalalayn

(Katakanlah, "Hai kaumku, bekerjalah sesuai dengan keadaan kalian) kondisi kalian (sesungguhnya aku akan bekerja pula) sesuai dengan keadaanku (maka kelak kalian akan mengetahui.

Tafsir Quraish shihab

Katakan kepada mereka, sebagai ancaman, "Wahai kaumku, tetaplah pada sikap ingkar dan mendustakan kalian itu. Aku pun akan tetap melaksanakan apa yang diperintahkan oleh Tuhanku. Kalian, kelak, akan mengetahui siapa di antara kita yang akan mendapatkan azab yang sangat menghinakan dan abadi yang tak ada akhirnya."

Surat Az Zumar Ayat 49 (Tafsir, Bacaan, dan Terjemahan)

December 13, 2017
Pada Surat az-zumar ayat 49 membahas tentang" Maka apabila manusia ditimpa bahaya ia menyeru Kami, kemudian apabila Kami berikan kepadanya nikmat dari Kami ia berkata: "Sesungguhnya aku diberi nikmat itu hanyalah karena kepintaranku". Sebenarnya itu adalah ujian, tetapi kebanyakan mereka itu tidak mengetahui.
Surat Az Zumar Ayat 49 (Tafsir, Bacaan, dan Terjemahan)


Surat Az-Zumar ayat 49

فَإِذَا مَسَّ الإنْسَانَ ضُرٌّ دَعَانَا ثُمَّ إِذَا خَوَّلْنَاهُ نِعْمَةً مِنَّا قَالَ إِنَّمَا أُوتِيتُهُ عَلَى عِلْمٍ بَلْ هِيَ فِتْنَةٌ وَلَكِنَّ أَكْثَرَهُمْ لا يَعْلَمُونَ (٤٩)

Bacaan Latin

49. fa-idzaa massa al-insaana dhurrun da’aanaa tsumma idzaa khawwalnaahu ni’matan minnaa qaala innamaa uutiituhu ‘alaa ‘ilmin bal hiya fitnatun walaakinna aktsarahum laa ya’lamuuna

Artinya (Terjemahan)
 Maka apabila manusia ditimpa bahaya ia menyeru Kami, kemudian apabila Kami berikan kepadanya nikmat dari Kami ia berkata: "Sesungguhnya aku diberi nikmat itu hanyalah karena kepintaranku". Sebenarnya itu adalah ujian, tetapi kebanyakan mereka itu tidak mengetahui.

Tafsir 
Tafsir Jalalayn

(Maka apabila manusia ditimpa) yang dimaksud adalah jenis manusia (bahaya ia menyeru Kami, kemudian apabila Kami berikan kepadanya) Kami anugerahkan kepadanya (nikmat) yakni pemberian nikmat (dari Kami ia berkata, "Sesungguhnya aku diberi nikmat itu hanyalah atas sepengetahuan) dari Allah bahwasanya aku adalah orang yang pantas untuk mendapatkannya." Atau dengan kata lain, karena kepintaranku. (Sebenarnya itu) maksudnya, ucapan itu (adalah ujian) cobaan yang ditimpakan kepada seorang hamba (tetapi kebanyakan mereka itu tidak mengetahui) bahwasanya pemberian nikmat itu merupakan Istidraj dan ujian baginya.

Tafsir quraish shihab

Jika seseorang ditimpa bencana atau bahaya, ia segera mengadu kepada Kami dengan penuh tunduk. Kemudian, ketika Kami memberikan karunia kepadanya, sebagai bentuk kasih sayang Kami, ia pun berkata, "Karunia yang ada padaku ini dapat aku peroleh karena aku tahu cara-cara mendapatkannya." Orang itu tidak tahu bahwa kenyataannya tidaklah seperti apa yang dikatakan. Karunia yang diberikan Allah kepadanya itu merupakan ujian baginya, agar Allah membedakan antara yang taat dan yang ingkar. Akan tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui bahwa itu adalah ujian dan cobaan.

Surah Az-Zumar Verse 53 (Tafseer, Recitation and Translation)

July 18, 2017
In the letter az-zumar verse 53 discusses "do not despair of the grace of alloh". Therefore as a Moslem jaganlan you despair of Allah swt pardon all the sins of kalin, really he is the most merciful again the most merciful,
Surah Az-Zumar Verse 53 (Tafseer, Recitation and Translation)

Surat A-Zumar Ayah 53
قُلْ يَا عِبَادِيَ الَّذِينَ أَسْرَفُوا عَلَىٰ أَنْفُسِهِمْ لَا تَقْنَطُوا مِنْ رَحْمَةِ اللَّهِ ۚ إِنَّ اللَّهَ يَغْفِرُ الذُّنُوبَ جَمِيعًا ۚ إِنَّهُ هُوَ الْغَفُورُ الرَّحِيمُ

53. qul yaa ‘ibaadiyalladziina asrafuu ‘alaa angfusihim laa taqnathuu mir rahmatillaahi innallaaha yaghfiru dzdzunuuba jamii’an innahu huwalghafuururrahiimu.

Meaning (Translation)
1. Tafseer of jalalayn

(Say, "My servants who transgress their own limits, do not despair) can be read Laa Taqnithuu or Laa Taqnathuu, some of the qiraat experts read Laa Taqnuthuu, ie do not despair (from God's grace. Allah forgives the sins of all) to the one who repents of idolatry (He is the Forgiving, the Merciful).

2. Tafseer Quraish Shihab 

Say, O Muhammad, by conveying the message of your Lord, "O my servants who do many immoral for themselves, do not despair of Allah's grace, Allah will forgive all sin, only He whose forgiveness and Mercy are very big.

Surat Az-Zumar Ayat 53 (Tafsir, Bacaan, dan Terjemahan)

July 18, 2017
Pada surat az-zumar ayat 53 membahas tentang " janganlah kalian berputus asa dari rahmat alloh". Oleh karena itu sebagai orang muslim jaganlan kalian berputus asa sesungguhnya allah swt mengampuni semua dosa-dosa kalin, sungguh dialah yang maha pengampun lagi maha penyayang,
Katakan, wahai Muhammad, dengan menyampaikan pesan dari Tuhanmu, "Wahai hamba-hamba-Ku yang banyak berbuat maksiat bagi dirinya, janganlah kalian berputus asa dengan rahmat Allah. Sesungguhnya Allah akan mengampuni semua dosa. Sesungguhnya hanya Dia yang ampunan dan rahmat- Nya amat besar.


Surat A-Zumar Ayat 53
قُلْ يَا عِبَادِيَ الَّذِينَ أَسْرَفُوا عَلَىٰ أَنْفُسِهِمْ لَا تَقْنَطُوا مِنْ رَحْمَةِ اللَّهِ ۚ إِنَّ اللَّهَ يَغْفِرُ الذُّنُوبَ جَمِيعًا ۚ إِنَّهُ هُوَ الْغَفُورُ الرَّحِيمُ

Bacaan Latin

53. qul yaa ‘ibaadiyalladziina asrafuu ‘alaa angfusihim laa taqnathuu mir rahmatillaahi innallaaha yaghfiru dzdzunuuba jamii’an innahu huwalghafuururrahiimu.

Artinya ( Terjemahan )
1. Tafsir jalalayn

(Katakanlah, "Hai hamba-hamba-Ku yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kalian berputus asa) dapat dibaca Laa Taqnithuu atau Laa Taqnathuu; sebagian ahli qiraat ada yang membacanya Laa Taqnuthuu; artinya janganlah kalian putus asa (dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya) bagi orang yang bertobat dari kemusyrikan. (Sesungguhnya Dialah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang).

2. Tafsir Quraish Shihab

Katakan, wahai Muhammad, dengan menyampaikan pesan dari Tuhanmu, "Wahai hamba-hamba-Ku yang banyak berbuat maksiat bagi dirinya, janganlah kalian berputus asa dengan rahmat Allah. Sesungguhnya Allah akan mengampuni semua dosa. Sesungguhnya hanya Dia yang ampunan dan rahmat- Nya amat besar.